Jumat, 14 September 2018

Berkah Energi Pertamina, Download Aplikasi MyPertamina






Pengguna BBM jenis Pertamax, Pertalite, pertamina Dex,  Dexlite. Pertamina bagi-bagi hadiah “Berkah Energi Pertamina”, dengan mendownload aplikasi MyPertamina pada handphone SPBU Adyaksa Kayu Tangi Banjarmasin, jum'at (14/8/2018) 

sambari membagikan brosur serta mempraktikan cara penggunaan aplikasi,  pengisian BBM, Pertalite, Pertamax dan Dexlite,  mendapatkan berupa struk kemudian di scan foto ke aplikasi. Antusias warga sangat berminat untuk mengetahui, 

Dalam kesempatan ini pengawas SPBU Adyaksa A Rizal, menuturkan,  giat hari ini merupakan program  Berkah Energi Pertamina mempromosikan penjualan Pertamax,  Pertalite,  Dexlite,  memberikan berbagai  hadiah berupa mobil mewah, rumah ,  61 pasang  paket umroh, 16 mobil,  Toyota Innova,  61 buah kendaraan yamaha,  dan 6 buah Harly  Davidson,  sehingga penjualan lebih meningkat , pembeli pertamax lebih besar mendapatkan  poin,  serta  souviner  melalui  aplikasi My pertamina.Ada sebanyak sepuluh SPBU yg menghadiri dalam kegiatan ini.

Salah satunya SPBU Handil Bakti, Roni, menamhahkan, “Ini program berkah energi pertamina, memberikan edukasi ke masyarakat yang belum tahu cara menginstal MyPertamina,  ada program undian berhadian seluruh Indonesia, Kalimantan selatan merupakan wilayah nomor 6 ada hadiahnya juga, supaya masyarakat mengerti cara penggunaan aplikasi tersebut, tinggal scan struk pembelian BBM, dan nanti rencananya (16/8/018) Sultan Adam, (18/9/2019) SPBU Hasan Basri, dan (20/9/2018) Handil Bakti, dibagi 2 group kelompok A dan B, semua SPBU ikut handil, masyarakat sangat antusias, harapan program dari pertamina ini lebih dekat ke masyarakat, dan meningkatkan penjualan BBK, Pertamax, Pertalite, Pertamina Dex, Dexlite” jelasnya, @ (tim).

Demo Rupiah Anjlok, Lebih Dari 30 Mahasiswa Kalsel di Tangkap Polisi






KALSEL. Aksi pengrusakan mewarnai aksi penyampaian aspirasi kalangan mahasiswa di kantor DPRD Kalsel, Jum'at (14/9/2018). Para mahasiswa gelar mimbar bebas di ruang Paripurna DPRD Kalsel. Akibat kejadian itu, lebih dari 30 orang pengunjukrasa dari Aliansi Mahasiswa Kalsel, dibawa ke Mapolresta Banjarmasin guna diamankan.

Pengunjukrasa tak puas karena minimnya wakil rakyat di DPRD Kalsel yang menyambut mereka ketika menyampaikan apirasi terkait anjloknya nilai tukar rupiah.

Kalangan mahasiswa kecewa saat menyampaikan aspirasinya tanpa dihadiri satu orang pun anggota dewan.

Saat berhasil memasuki ruang paripurna DPRD Kalsel, puluhan aktivis memungut papan nama yang terletak di atas meja masing-masing wakil rakyat di ruangan itu. Mereka melemparkannya kelantai. “Inilah gambaran wakil rakyat kita,” teriak salah satu pengunjukrasa.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel H Suripno Sumas sempat berdialog dan meminta pengunjukrasa untuk berlaku tenang. “Saya hanya anggota dewan, dan aspirasi kalian akan saya sampaikan pada pimpinan. Terkait tuntutan kalian, salurannya di Komisi II,” ucap salah satu inisiator Pembentukan dan Pemekaran Kabupaten Gambut Raya.

Pengunjukrasa sepakat dan bersedia keluar ruangan bersamaan datangnya waktu shalat Jum'at dan meninggalkan kantor DPRD Kalsel. Mereka berjanji akan kembali setelah shalat Jum'at.

Sekitar pukul 14.00 Wita, kumpulan pengunjukrasa kembali datang dan terlihat berdialog dengan salah satu anggota DPRD Kalsel, H Suripno Sumas SH MH. Namun, tiba-tiba suasana menjadi menjadi ricuh dan terjadi saling dorong. Aparat keamanan bertindak dan mengamankan beberapa pengunjukrasa, karena diindikasikan ada yang ingin membakar ban di halaman kantor wakil rakyat itu.

Sekretaris DPRD Kalsel AM Rozaniansyah mengaku belum menghitung kerugian akibat kerusakan, pintu, papan nama anggota dewan, dan lainnya.

Kabag OPS Polresta Banjarmasin, Kompol Awilzan tak mau berkomentar banyak. “Kita belum bisa berikan keterangan dulu, karena harus dikembangkan dan didalami dulu,” katanya singkat.

Aksi unjukrasa merupakan akumulasi dari beberapa kali unjukrasa, namun tak pernah bertemu dengan wakil rakyat di Komisi terkait soal ekonomi ini.

Unjukrasa pertama pada Jumat (7/9/2018) dikomandani Rizki Adi Putra, Kemudian Senin (10/9/2018) dipimpin Sigit Hidayat, dan unjuk rasa ketiga pada Rabu (12/9/2019), serta unjuk rasa keempat hari ini Jum'at (14/9/2018) dan rencana besok Sabtu unjuk rasa lagi di Polda dan Polresta Banjarmasin, Sabtu (19/9/2018). (TIM)

Rabu, 12 September 2018

Hadapi Pemilu 2019, Polda Laksanakan Simulasi Dalmas



BANJARMASIN– Empat satuan wilayah di lingkungan Polda Kalsel, unjuk kebolehan dalam simulasi pengendalian massa (Dalmas) pengamanan Pemilu 2019.

Ke empat satuan wilayah yang berlaga di lomba untuk rayon satu ini, Polresta Banjarmasin, Polres Barito Kuala, Banjarbaru dan Banjar.

Unjuk kebolehan pengamanan Pemilu 2019 ini, berlangsung di lapangan Mapolda Kalsel, Rabu (12/9/2018) pagi. Awalnya, Polresta Banjarmasin yang unjuk kebolehan, dilanjutkan Polres Banjar dan terakhir Polres Banjarbaru.

Setiap satuan diberi waktu selama 30 menit untuk unjuk kebolehan. Usai unjuk kebolehan, simulasi pengamanan ini langsung dinilai tiga juri dari jajaran Dit Sabhara Polda Kalsel dipimpin Kabag Biopsnal AKBP Toetoes Soerya Wahyoedi.

Menurut Wakil Direktur Dit Shabara Polda Kalsel, AKBP Leo Joko Triwibowo, selain Rayon Satu, lomba serupa juga digelar di Rayon Dua yang berlangsung di Mapolres Tanah Laut di hari yang sama. Untuk Rayon Dua, diikuti jajaran Polres Tala, Tanah Bumbu dan Kotabaru.

“Tujuannya untuk melihat kesiapan pasukan dalam pengaman Pemilu 2019,” tegas Leo memaparkan.

Sedang untuk Rayon Tiga dan Empat, digelar di hari yang berbeda. Rayon Tiga terdiri dari Polres Tapin, HSS dan HST. Kemudian, Rayon Empat, Polres HSU, Balangan dan Tabalong. (Red)

Minggu, 02 September 2018

Berpolemik di Medsos, Kedua Kubu Relawan Capres-Cawapres Deklarasi Damai



BANJARMASIN. Relawan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno di Kalsel, menyatakan sikap agar pelaksanaan kampanye yang akan berlangsung nanti saling menjaga persatuan dan kesatuan.

Deklarasi dengan diselingi pembacaan pernyataan sikap bersama ini dilakukan di Hotel Victoria Banjarnasin, Minggu (2/9/2018) yang dihadiri sedikitnya 100 orang oleh tim sukses dari kubu calon presiden Jokowi dan Prabowo yakni, Anang Rosadi (Partai Golkar), Aspihani Ideris (Gerindra), Syamsul Daulah (PBB), Abdussani (Partai Demokrat), Andi Nurdin (PAN), Abdullah M Saleh ((PDIP), Anang Misran Hidayatullah (Perindo), dan Anang Tony (FPI) serta lain-lainnya.

Dihadiri sedikit nya 100 orang kedua kubu, “Deklarasi Damai Dari Kalsel Untuk Indonesia” ini dilaksanakan agar tidak ada gesekan antar kedua kubu, sehingga pelaksanaan Pilpres 2019 yang sudah diambang mata dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses.

Ketua DPD Gardu Prabowo Kalsel, H Aspihani Ideris S.AP SH MH mengatakan, dilaksanakannya deklarasi ini guna meningkatkan persaudaraan antar para pendukung dan simpatisan dari masing-masing calon Presiden dan Wakil Presiden pada Pilpres 2019 ini, ucap Caleg Gerindra DPRD Kalsel Dapil Kalsel II Wilayah Kabupaten Banjar ini.

“Dilaksanakannya deklarasi ini untuk mendamaikan para simpatisan dan pendukung kedua pasangan Capres-Cawapres yang lagi berpolemik di media sosial. Kalsel sudah damai, namun perdamaian dibumi Lambung Mangkurat ini harus ditingkatkan,” tegas Aspihani yang merupakan relawan pendukung dari kubu Prabowo Subianto ini dengan bersemangat.

Senandung irama juga, Ketua Tim Relawan Jokowi-Ma'ruf Kalsel, Ir Anang Rosadi Adenansi mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menghilangkan polemik yang terjadi khususnya di media sosial sehingga pelaksanaan hajatan besar tersebut dapat berjalan dengan damai, Aman dan lancar.

“Dengan deklarasi damai antar pendukung ini kami berharap Pilpres nanti tidak ada yang bertindak anarkis dan mendapatkan pemimpin yang sesuai dengan kehendak masyarakat, serta hajat masyarakat banyak,” imbuhnya.

Anang berharap, baik relawan Jokowi maupun relawan Prabowo di Kalsel tak melakukan kampanye saling hujat, hasut, fitnah dan SARA serta memanfaatkan agama.

“Relawan capres Jokowi dan Prabowo, tak ingin membuat pernyataan yang bisa menimbulkan perpecahan dan anti pati dengan saling menghujat dan menjelek-jelekan baik Jokowi dan Prabowo. Relawan Jokowi dan Prabowo di Kalsel akan menjaga kebersamaan dalam ajang kontestasi pilpres, yang dama dan bermartabat,” tegas Anang Rosadi Adenansi salah satu tim sukses Jokowi.

Sementara, Drs Syamsul Daulah dari PBB yang juga mendukung relawan sukses Prabowo, berharap pelaksanaan pilpres sebagai ajang mengadu gagasan dan tak menebar kebencian, fitnah dan saling menjelek-jelekan antar pasangan pilpres.

“Semua pihak yang terlibat dalam proses pilpres agar menjunjung tinggi azas demokrasi yang santun dan menyejukkan. Menghindari saling hujat menghujat dan saling fitnah. Yang pada gilirannya justru menimbulkan perpecahan, ajang lima tahunan meski berjalan dengan riang gembira bukan tebar ketakutan,” katanya. (TIM)

Jumat, 31 Agustus 2018

Polisi Periksa Terduga Kurupsi RPU, Helman : Jangan Biarkan KORUPSI Merusak Bangsa


BALIKPAPAN. Pemeriksaan maraton kasus dugaan korupsi Rumah Potong Unggas Balikpapan (RPU) terus digelar oleh pihak Polda Kaltim.

Kali ini pemeriksaan giliran Ketua DPRD Balikpapan Abdullah diperiksa penyidik Tipidkor Polda Kaltim, Jum'at (31/8/2018).

Pantauan awak media ini Ketua DPRD Balikpapan, Abdullah tiba di kantor Tipidkor Polda Kaltim sekitar 08.30 Wita.

Ia didampingi salah satu kuasa hukum dan ajudannya, Abdullah masuk keruangan pemeriksaan.
Kasus dugaan korupsi Rumah Potong Unggas Balikpapan (RPU) ini kali kini pihak Penyidik Polda Kaltim memeriksa sebanyak 7 Orang.

Salah satu dari 7 orang tersebut, politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Balikpapan ini ikut terseret kasus hukum dugaan tindak pidana korupsi RPU Balikpapan.

Kabar itu berhembus usai rekan satu partainya, AW lebih dulu ditetapkan penyidik sebagai tersangka.

Bahkan 2 hari sebelumnya, Faisal Tola yang juga anggota DPRD Balikpapan Fraksi Golkar kena panggil penyidik Polda Kaltim juga.

Sekedar diketahui, Abdullah merupakan orang ke-7 yang dipanggil penyidik Tipidkor Polda Kaltim, usai mereka mengobok-obok kantor DPRD Balikpapan, dan kantor Pemkot Balikpapan.

Sebanyak 6 orang sudah diperiksa penyidik pasca penggeledahan yang dilakukan di kantor dewan dan pemerintah kota pekan lalu.

Perihalnya jelas, dimintai keterangan berkenaan dengan dugaan korupsi RPU Balikpapan yang tengah santer jadi pembicaraan publik Kaltim.

"Kemarin (pasca penggeledahan) ada sekitar 6 orang kembali diperiksa penyidik," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana, Kamis (30/8/2018) malam.


Namun, usai penggeledahan penyidik melakukan pemeriksaan maraton orang-orang yang dipercaya mengetahui duduk perkara kasus tersebut.

"Proses penyidikan maraton dilakukan. Kemungkinan bertambah (tersangka) tentu ada, tergantung dengan pengembangan yang dilakukan penyidik," ujarnya.

Pemeriksaan ini dilakukan secara maraton atas desakan publik yang ingin kasus dugaan korupsi terungkap.

"Polda dalam hal ini maunya tuntas. Jika tuntas penyidikan tentu akan dilakukan ekspose publikasi," jelas Ade yang dihubungi tengah di luar kota.

Direktur Daerah Lembaga Kerukunan Masyarakat Kalimantan (LEKEM KALIMANTAN), Kalimantan Timur, Helman S.Sos menilai, langkah cepat yang dilakukan oleh Polda Kaltim melakukan penyidikan terhadap dugaan korupsi Rumah Potong Unggas Balikpapan (RPU) merupakan sebuah penegakan hukum yang baik.

Dalam konsep negara Hukum tersebut,diidealkan bahwa yang sepatutnya dijadikan panglima dalam dinamika kehidupan kenegaraan adalah hukum, dan bukan bidang lainnya, ujar Helman kepada wartawan.

Karena pada prinsipnya, hukum dibuat untuk memberikan pelayanan kepada warga negara dengan tujuan terciptanya sebuah ketertiban, keamanan, kesejahteraan dan rasa keadilan yang sebenarnya.

"Tindakan Polda Kaltim ini sangat baik sebagai contoh bagi Polda-Polda lainnya bahwa hukum itu wajib ditegakan tak memandang aktur intelektualnya sehingga jangan sampai terkesan hukum tajam kebawah dan tumpul keatas. Indonesia jangan biarkan Korupsi merusak bangsa," kata Helman.

Dikatakannya, profesionalisme seorang penyidik polri untuk melaksanakan tugasnya secara cepat, akuntebel dan transparan, menjadi salah satu jalan untuk menjawab keraguan masyarakat terhadap kinerja Polri yang terus menerus disorot.

"Kami apresiasi kepada Polda Kaltim benar-benar tegas melakukan menindakan hukum, dan tak memandang siapa pelaku pelanggar hukum itu sendiri," tukas Helman. (TIM)

Minggu, 12 Agustus 2018

Rakorda Gardu Prabowo Kalsel Tekad Menangkan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019





BANJARMASIN. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Dukung Prabowo (Gardu Prabowo) Provinsi Kalimantan Selatan, bertekad akan memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam pemilihan Presiden (Pilpres) di Pemilu 2019 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD Gardu Prabowo Kalimantan Selatan (Kalsel) Aspihani Ideris usai rapat koordinasi rapat Pengurusan DPD Gardu Prabowo Kalsel, Minggu (12/8/2017) di Victoria Hotel Banjarmasin.



"Insya Allah semua jajaran pengurus DPD Gardu Prabowo Kalsel dan DPC Gardu Prabowo se Kalsel saat ini sangat yakin dan solid berjuang untuk kemenangan, bapak Prabowo Subianto selaku Dewan Pembina Nasional Gardu Prabowo sebagai Presiden 2019-2024," tegas Aspihani didampingi Wakil Sekretaris DPD Hilmi Hamsy dan Andi Nurdin dan Habib Zien Rafik Assegaf, Habib Haderawi Al Jufri, Anang Tony, Atthurmuji, serta sejumlah petinggi Gardu Prabowo se Kalsel lainnya.

Dosen Fakultas Hukum UNISKA Banjarmasin ini menyatakan DPD Gardu Prabowo dimasa kepemimpinannya, segera melakukan konsulidasi organisasi, mulai dari tingkat DPC (Kabupaten) Sektor (Kecamatan) sampai Sub Sektor (Kelurahan) kepengurusan Gardu Prabowo untuk memenangkan pasangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

Kebulatan tekad bersama memperluas dukungan ke masyarakat dan organisasi, kata tokoh aktifis pergerakan Kalimantan ini, dilakukan berdasarkan semangat perjuangan dan kecintaannya terhadap Letjen (Purn) H. Prabowo Subianto, dan masyarakat Kalimantan Selatan pada khususnya.

"Kami bekerja semaksimal mungkin untuk memenangkan bapak Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno pada Pilpres 2019, dan kami pastikan perjuangan kami ini mendapat dukungan dari masyarakat Kalsel khususnya pada pada umumnya rakyat Indonesia. Apalagi pasangan Parbowo-Sandi ini sudah mendapat restu dan dukungan penuh dari Ijtima Ulama serta sejumlah tokoh nasional. Insya Allah demi bangsa dan rakyat Indonesia, Prabowo Subianto dan Sandiaga akan memimpin bangsa akan datang ini", ucap Aspihani kepada sejumlah wartawan yang meliput nya.

Aspihani memastikan, pihaknya bisa memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam kancah demokrasi pada Pilpres 2019. "Khusus Kalsel saya pastikan Prabowo-Sandiaga menang di Pilpres 2019 mendatang ini," ucapnya berapi-api seraya mengepalkan tangan keatas dengan mengucapkan takbir Allahu Akbar seraya di iringi rekan-rekannya.(@tim)

Sabtu, 11 Agustus 2018

GARDU PRABOWO Kalsel Tekad Menangkan Prabowo-Sandiaga Di Pilpres 2019




KALSEL. Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Rakyat Dukung Prabowo (Gardu Prabowo) Kalimantan Selatan menggelar jumpa pers di restaurant Soto Kuin Abang Suhai, Jalan Veteran Banjarmasin.

Ketua DPD Gardu Prabowo Kalsel H Aspihani Ideris pada kesempatan ini memaparkan kesiapan pihaknya untuk menjalin kerjasama dan merapatkan barisan untuk memenangkan Pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno yang mendaftarkan diri ke KPU RI kemarin (Jum’at, 10/8/2018).

“Sejak terbentuk tahun 2013, GARDU Prabowo Kalsel sudah membentuk 11 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan,” jelasnya, Sabtu (11/8/2018).

Selanjutnya Aspihani Ideris juga menyampaikan alasan -alasan mengapa pihaknya memilih Prabowo-Sandiago Uno agar terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2019-2024.

Menurut Dosen Fakultas Hukum UNISKA Banjarmasin ini memaparkan diantaranya, karena untuk Indonesia yang lebih berdaulat dari segi ekonomi dan pemerintahan, serta tidak ada campur tangan asing.

“Kami yakin rakyat Indonesia akan sejahtera dan pemerintahan akan berjalan dengan baik, serta penegakan hukum yang juga lebih baik,” pungkasnya.

Aspihani menyatakan, kemenangan Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019 mendatang ini merupakan harga mati. “Apapun alasannya, Prabowo-Sandi wajib menang di Pilpres 2019 mendatang ini. Itu akan kami perjuangan dengan penuh semangat,” tukasnya.

Bukan hanya kader Partai, ia menjelaskan, elemen masyarakat berbagai profesi dan akademisi juga masuk didalam kepengurusan GARDU Prabowo. Karena ini bukan sayap Parpol melainkan ormas yang didirikan langsung oleh prabowo sendiri pada tahun 2008, “Didirikannya Gardu Prabowo ini untuk menghantarkan Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia. Inti nya GARDU Prabowo terbuka untuk berbagai kalangan,” ucap Aspihani.

Disinggung mengenai Sandiaga Salahuddin Uno mendampingi Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden 2019 akan datang in, pencetus Pemekaran Kabupaten Gambut Raya ini mengapresiasi kepada Balon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno yang gentleman mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Dari itu, iapun meminta Presiden Joko Widodo untuk meniru sikap Sandiaga Salahuddin Uno yang mundur dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur  DKI Jakarta ini, suguh Aspihani.

Aspihani meminta Jokowi juga mundur dari jabatannya sebagai Presiden RI, karena sudah mendaftar sebagai Calon Presiden sama seperti halnya Sandiaga Uno yang mengundurkan diri dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Pengunduran ini sebagai bentuk transparansi dan independensi para calon dalam berkompetisi, sehingga jangan ada pemanfaatan lembaga maupun institusi negara pada Pilpres 2019 akan datang ini," cetus Aspihani menegaskan.

Diketahui dalam Jumpa Pers tersebut terlihat hadir ada beberapa tokoh Partai Politik pengusung dan pendukung, diantaranya Rifka Jaya (PAN), Saleh Saberan (PBB), Atpriani (Demokrat) dan lain-lainnya. Juga dihadiri oleh Humas FPI Kalsel Anang Tony dan beberapa tokoh LSM Kalsel seperti Badrul Ain Sanusi Al Afif, Hilmi Hamsy, Kastalani dan lain-lainnya.

Diketahui untuk Pengurus Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Dukung Prabowo (Gardu Prabowo) Pusat, sebagai Ketua Umum Gardu Prabowo adalah Sugiono, S.E., M.M., M.BA. dan Sekretaris Jenderal nya adalah Dr. Hamzah Palalloi, S.H., M.I.KOM, serta Dewan Pembina nya H. Prabowo Subianto sendiri. Sedangkan untuk Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Rakyat Dukung Prabowo (Gardu Prabowo) Provinsi Kalimantan adalah Aspihani Ideris, S.A.P., S.H., M.H. dibantu Sekerataris nyaDr. Drs. Abdul Sani, M.Pd dengan Dewan Penasehat H. Syahrani (Pambakal Isyah Tambarangan). (TIM)